Video longboard yang bagus mampu membuat penonton merasakan angin dan kecepatan dari layar. Rahasianya terletak pada kombinasi rekaman yang mulus, penyuntingan yang berirama, dan musik yang tepat. Namun musik juga menjadi sumber masalah jika hak ciptanya diabaikan.
KM 1Merekam dengan aman
Gunakan kamera aksi di helm, dada, atau tongkat, atau minta teman merekam dari papan lain atau dari pinggir jalan. Perekam yang ikut meluncur juga harus menguasai papannya dan memakai helm.
Jangan merekam di jalan yang ramai kendaraan, dan jangan memaksa melakukan trik berbahaya demi konten.
KM 2Menyunting mengikuti ketukan
Potong klip tepat pada ketukan musik agar video terasa hidup. Letakkan momen terbaik, seperti slide panjang atau langkah dancing rumit, pada bagian musik yang klimaks.
Variasikan sudut kamera dan tempo, misalnya dengan potongan gerak lambat sesekali, untuk menjaga perhatian penonton.
KM 3Memilih musik berlisensi
Memakai lagu populer tanpa izin dapat membuat video dibisukan, diblokir, atau pendapatan iklannya dialihkan ke pemilik lagu. Gunakan musik dari perpustakaan audio bebas royalti, layanan musik berlisensi, atau musik dari musisi yang memberi izin tertulis.
Kolaborasi dengan musisi lokal bisa saling menguntungkan: video Anda punya musik unik, dan musisi mendapat penonton baru.
KM 4Mencantumkan kredit
Tuliskan kredit musik, lokasi, dan rider dalam deskripsi video. Selain bentuk penghormatan, kredit juga membantu penonton menemukan musik yang mereka suka.
Simpan bukti lisensi musik di folder proyek. Jika suatu saat ada klaim, Anda bisa menunjukkannya dengan mudah.