Deck bekas yang kusam dan penuh goresan masih bisa tampil seperti baru dengan sedikit kesabaran. Refinishing tidak hanya mempercantik, tetapi juga melindungi kayu dari kelembapan. Proyek akhir pekan ini juga cara hemat untuk memiliki papan dengan desain unik.
KM 1Periksa kondisi deck
Lepaskan truck dan grip tape, lalu periksa deck dengan teliti. Retakan di antara lapisan kayu, lapisan yang terkelupas (delaminasi), atau retak di sekitar lubang baut adalah tanda deck tidak layak dipakai untuk riding cepat.
Deck yang retak struktural sebaiknya dijadikan hiasan dinding, bukan direstorasi untuk dipakai.
KM 2Mengamplas
Amplas bagian bawah dan tepi deck dengan amplas kasar untuk mengangkat cat lama, lalu lanjutkan dengan amplas halus agar permukaan rata. Selalu amplas searah serat kayu.
Gunakan masker debu dan lakukan di ruang terbuka. Bersihkan debu dengan kain lembap sebelum mengecat.
KM 3Mengecat dan mendesain
Gunakan cat yang cocok untuk kayu, seperti cat akrilik atau cat semprot, dengan beberapa lapisan tipis. Selotip kertas membantu membuat pola garis atau bentuk geometris yang rapi.
Bagi yang suka menggambar, deck adalah kanvas yang menarik. Biarkan setiap lapisan cat kering sempurna sebelum lapisan berikutnya.
KM 4Lapisan pelindung
Setelah cat kering, beri lapisan pernis atau finishing bening yang tahan gores dan tahan air. Beberapa lapisan tipis dengan pengamplasan sangat halus di antaranya menghasilkan permukaan yang awet.
Pasang grip tape baru, kembalikan truck dan roda, lalu periksa semua baut. Deck lama Anda siap kembali ke jalan.